jam q

Tampilkan postingan dengan label syair. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label syair. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Januari 2012

KEMARAU


Tiada ranting yang rimbun
daun pun berguguran
mata air pun kering
tiada titik embun turun
saat itu, kemarau yang datang
hati gersang dan berdebu
curah hujan tiada turun
membasahi jiwa ini
tiada pohon yang rindang
tempat berteduh diri
air mata pun kering
suara hati pun membisu
saat itu, kemarau yang datang
cita hati trasa sendu
cahya mentari trasa panas
menyinari jiwa ini
Kapankah mendung
datang mengalun
mengusir kemarau kali ini
tapi sabarlah diri menanti
pasti kemarau pergi berganti
MISTERI CINTA


Katakanlah segalanya
semua yang masih tersembunyi
di antara kita berdua
lupakan saja duka lara
biar kulihat lagi senyummu
yang seindah langit merah
Kasih, mengapa, apa yang terjadi
matahari pun tiada berseri
Hanya, bila kau mengerti
arti cinta yang sejati
tiada guna bersedih
memang, kusadari kini
cinta adalah misteri
di dalam hidup ini……
kemanakah harus ku pergi
mencari seteguk air sejuk
penawar haus dan dahaga
di saat cinta t’lah menghilang
dalam cita-cita dan realita
yang membiru di hatiku
HARUSKAH AKU BERLARI


Kian terasa asing diri ini
di antaramu yang dulu pernah
kubanggakan
harapan yang pernah tercipta
kini seakan sirna
dan resah pun kian menggoda
Reff:
Haruskah diri ini
menjerit dan berlari
mengejar dirimu yang
kian jauh melangkah
atau ku harus lari
dari kenyataan ini
memendam cinta dan
coba melupakanmu
kian terasa menggoda bayangmu
di dalam jiwa
bila diri ini mencoba
melupakan dan mengubur segala
kenangan indah
yang t’lah kita bina bersama